Beasiswa S1, S2, S3 Kemenag 2025. Simak Syaratnya Disini
Di Posting Oleh : WARTAGURU.COM (ADMIN GURU)
Kategori : Berita
Kemenag RI Membuka Pendaftaran Beasiswa S1, S2 dan S3 |
Kementerian Agama (Kemenag) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan membentuk satuan kerja khusus yang menangani program beasiswa. Satuan kerja ini, yang diberi nama Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), berada di bawah naungan Sekretariat Jenderal Kemenag.
Pembentukan Puspenma ini merupakan langkah strategis Kemenag untuk mengelola program beasiswa secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Kepala Puspenma, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa satuan kerja yang dipimpinnya akan mengelola berbagai program beasiswa di Kemenag, termasuk program unggulan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Selain itu, Puspenma juga akan menangani layanan Program Indonesia Pintar (PIP), KIP Kuliah, dan investasi pendidikan lainnya.
"Dengan adanya Puspenma, kami berharap semua layanan beasiswa dapat terkelola dengan lebih baik, sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi para penerima," ujar Ruchman Basori.
Salah satu informasi penting yang disampaikan oleh Ruchman Basori adalah rencana pembukaan rekrutmen baru untuk Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2025. Ia memperkirakan bahwa pendaftaran akan dibuka dalam dua bulan mendatang. Informasi ini disampaikan saat Ruchman Basori memberikan sosialisasi beasiswa di Institut Bakti Negara (IBN) Tegal, yang dihadiri oleh puluhan dosen dan pejabat akademik.
Dalam kesempatan tersebut, Ruchman Basori memberikan beberapa tips bagi para dosen dan tenaga kependidikan yang berminat untuk mendaftar BIB. Ia menekankan pentingnya persiapan yang matang, terutama dalam hal kemampuan bahasa Inggris (Toefl), daya juang, dan daya tahan. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa para calon penerima beasiswa harus lulus tes seleksi, yang salah satunya adalah wawancara.
"Persiapkan diri sebaik mungkin, karena persaingan untuk mendapatkan beasiswa ini cukup ketat," pesan Ruchman Basori.
Ruchman Basori juga menjelaskan bahwa Kemenag telah menjalin kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sejak tahun 2022 untuk mengelola program beasiswa. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemberian beasiswa untuk studi di perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun di luar negeri.
"Hingga tahun 2025, kami memperkirakan sekitar 6.000 orang dari keluarga besar Kemenag telah menerima manfaat dari program BIB dan Dana Abadi Pesantren Kemenag RI," ungkap Ruchman Basori, yang juga merupakan Doktor Manajemen Kependidikan dari Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Rektor IBN Tegal, Saifuddin, menyambut baik kehadiran Kepala Puspenma dalam acara sosialisasi tersebut. Ia berharap bahwa informasi yang disampaikan dapat memotivasi civitas akademika IBN untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor.
"Beasiswa BIB Kemenag menawarkan beasiswa penuh, sehingga ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas diri," kata Saifuddin.
Acara sosialisasi beasiswa Kemenag di IBN Tegal ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor I Ghufron, Wakil Rektor III Zaki Mubarok, para dekan, kepala program studi, dan pejabat lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen IBN Tegal dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program beasiswa.
Dengan adanya Puspenma dan program Beasiswa Indonesia Bangkit, Kemenag berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Kementerian Agama (Kemenag) melalui unit kerja khusus, Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), mengumumkan rencana pembukaan program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun 2025.
Menurut Sekretaris Jenderal Kemenag, Prof. Phil. Kamaruddin Amin, M.A., Ph.D, pengumuman resmi terkait pendaftaran BIB 2025 akan disampaikan pada tanggal 21 Maret 2025. Sementara itu, proses pendaftaran akan dimulai pada 1 April 2025.
Program BIB ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kemenag, khususnya dalam bidang sains dan teknologi, ilmu sosial humaniora, serta studi keagamaan.
"Kami berupaya untuk memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri, tanpa terkendala masalah finansial," ungkap Kamaruddin Amin.
Kemenag akan menyeleksi calon penerima beasiswa (Awardee) untuk jenjang pendidikan S1, S2, dan S3, baik di dalam maupun luar negeri, dengan skema pembiayaan penuh (fully funded).
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa calon pendaftar dapat memilih dari tiga kategori beasiswa yang tersedia, yaitu: beasiswa umum, beasiswa prestasi, dan beasiswa target.
* Beasiswa umum ditujukan bagi keluarga besar Kemenag, termasuk santri, siswa, mahasiswa, guru, ustadz, dosen, tenaga kependidikan, alumni pendidikan keagamaan, dan pegawai Kemenag.
* Beasiswa prestasi diperuntukkan bagi calon pendaftar yang memiliki pencapaian akademik dan non-akademik yang luar biasa, seperti hafalan Al-Qur'an dan kemenangan dalam olimpiade tingkat nasional maupun internasional.
* Beasiswa target merupakan program afirmasi melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan Pendidikan Jarak Jauh S1 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC).
Calon pendaftar disarankan untuk mempersiapkan dokumen-dokumen berikut:
* Bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL) atau bahasa Arab (TOAFL).
* Batas usia maksimal 40 tahun untuk program S2 dan 45 tahun untuk program S3.
* Ijazah atau surat keterangan lulus.
* Bukti sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama RI.
* Kelengkapan persyaratan administrasi lainnya.
Ruchman Basori mengajak seluruh keluarga besar Kemenag untuk memanfaatkan peluang emas ini. Para calon pendaftar diimbau untuk segera menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan agar dapat mendaftar sesuai dengan jadwal dan mekanisme yang telah ditetapkan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs web resmi: www.beasiswa.kemenag.go.id.